REPOSITORI INSTITUSI
UNIVERSITAS BHAYANGKARA SURABAYA
 
PENELUSURAN INFORMASI

Masukkan kata pencarian pada kotak diatas
 

UBHARASURYA » PhD Theses » Fakultas Teknik - TEKNIK SIPIL
di-posting oleh rrnina09@yahoo.co.id pada 2015-03-26 12:46:05  •  1099 klik          Permohonan Koleksi

PERBAIKAN KROMOSOM PADA ALGORITMA GENETIK UNTUK OPTIMASI STRUTUR BAJA

disusun oleh Ghozi, Mohammad

SubyekSTRUKTUR BAJA
Kata Kunci Optimasi
algoritma genetika
perbaikan kromosom
Struktur Baja
Komputasi pararel
KontributorProf. Ir Priyo Suprobo, M.s., Ph.D.
Tanggal tercipta2013-04-30
Jenis(Tipe)PhD
Bentuk(Format)pdf
BahasaLainnya
Pengenal(Identifier)UBHARASURYA-Master-01041FTSipilUB2013
No Koleksi01041FTSipilUB2013
No Klasifikasi694 Gho p


Sumber :
PROGRAM DOKTORAL BIDANG KEAHLIAN TEKNIK STRUKTUR JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERINCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPUIUH NOPEMBER SURABAYA

Relasi/Tautan:
PROGRAM DOKTORAL BIDANG KEAHLIAN TEKNIK STRUKTUR JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERINCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA

Ketentuan (Rights) :
Disusun Mohammad Ghozi Nrp.3107301007 Disertasi untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Doktor (Dr)Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Tanggal Ujian : 30 April2013 Periode Wisuda : September 2013


[ ANOTASI / ABSTRAK ]

Aplikasi program analisa struktur dan algoritma genetika (AG) masing-masing berperan besar dalam bidang perencanaan struktur dan optimasi. Apabila kedua hal ini dapat disatukan, maka optimasi struktur dengan program analisa struktur yang valid dapat dilaksanakan dengan lebih mudah. Masalah yang dihadapi adalah lananya proses optimasi. banyaknya jumlah konstrain dari peraturan disain struktur baja. Hipatesis yang diajukan berupa implementasi proses perbaikan kromosom dalam AG dimana dengan tambahan proses ini maka akan diperoleh bobot struktur yang lebih ringan, jumlah generasi yang lebih sedikit dan dalam waktu yang lebih siagkat. Metodologi yang diterapkan dalam disertasi ini dadalah studi pustaka, pembuatan program AGPK (Algoritma Genetik dengan perbaikan Kromosom) yang merupakan penggabungan antara metode AG, proses perbaikan kromosom, komputasi pararel dan program analisa struktur komersial. Kemudian dilaksanakan proses optimasi terhadap lima model strutur masing-masing sebanyak tiga puluh kali yaitu: 1)struktur 3 lantai sistem rangka penahan momen yang didisain sesuai AISC-ASD 2)struktur 22 lantai sistem rangka penahan momen yang didisain sesuai AISC-ASD 3)struktur 10 lantai sistem rangka penahan momen yang didisain sesuai AISC-LFRD 4)struktur 15 lantai sistem rangka penahan momen yang didisain sesuai BS5950 5)sistem rangka BERPENGAKU EKSENTRIK 3 lantai yang didisain sesuai AISC-LRFD. Hasil yang didapatdari analisa perbandingan bobot struktur metade AGPK dengan metode AG pada generasi yang sama adalah bobot struktur metode AGPK lebih ringan 24.06%, 14,25%, 16,5%. 5,66%, 30,05% lebih ringan dari pada metode AG, berturut-turut untuk model struktur pertama sampai ke lima. Dari analisa perbandingan generasi dari time computing antara metode AGPK dan metode AG untuk menghasilkan bobot strutur yang sama didapatkan bahwa metode AGPK membutuhkan 22,00%, 51,67%, 32,00%, 50,66%, 8333% generasi lebih singkat atau menghemat 5,7%, 38,13%, 1,69% 35,70%, 71,58% time computing berturut-turut untuk model struktur pertama sampai ke lima. Dari Analisa perbandingan hasil bobot strutur metode AGPK dengan metode metheuristik lainnya didapatkan bahwa: -Pada model struktur pertama, bobot struktur hasil optimasi metode AGPK lebih ringan 8,53% dibanding metode MGA dan lebih ringan 4,91% dibanding dengan metode MMDGA - Pada model struktur ke dua, bobot strutur hasil optimasi metode AGPK lebih ringan 9,64% dibanding metode MGA dan lebih ringan 0,41% dibanding dengan metode MMDGA Pada model strutur ke tiga, bobot strutur bisa optimasi metode AGPK lebih ringan 13,13 daripada metode Ant COlony Optimization dan lebih ringan 10,56% daripada metode Bing Bag Big Crunch. - Pada model ke empat, bobot struktur hasil optimasi metode AGPK lebih ringan 5,66% daripada metode AG dan lebih ringan 10,72% daripada metode Big Bang-Big Crunch. Dari penelitian yang sudah dilakkan, dapat disimpulkan bahwa metode yang diusulkan lebih baik daripada metode AG dengan menghasilkan bobot struktur yang lebih ringan, memerlukan waktu yang lebih singkat serta lebih baik daripada metode metaheuristik lainnya



[ DESKRIPSI LAIN ]

Application of structure analyze program and genetic algorithms (GA) have participated for optimazation and steel structure design. Steel sttructure optimization wiil be carried out in great validity with the involved of commercial programs. Problems remained to be solved were long required running time and also commercial programs were not designed as optimization tool. The methodology applied in this dissertation is the studv of literature, making the program AGPK {Genetic Algarithm with Chromasome Repair) which is cambination among GA method, chromosome repair process, parallel computing and commercial structural analysis program.Then optimization process implimented using AGPK the five models of each structure as much as thirty times: : 1] the model structure of3-storey moment resisting frame system portal designed ta AISC-ASI) c*fie, 2\ model of the structure of 2}-starry moment resisting frame systern which regulations designed to AISC-ASD, 3) lO-stcrey strsctare madel ffismest resisting frame systan designed to AISC-LRFD, 4) stmctural model of the ls-storey momeflt resistiag frame systems designed to BS595fl regulati+ns, 5i 3 strorey eeeenrically brace frane 3 storey rlesig*ed t* AISC-LRFD.

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

  1. UBHARASURYA-Master-8-Ghoz4.pdf
    220 KB - application/pdf

  2. UBHARASURYA-Master-8-Ghoz5.pdf
    260 KB - application/pdf

 Download File Bebas Download

...Tidak ada file penyerta...